Kata siapa kuliah di luar negeri itu gampang?

Perkenalkan Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri. Lima anak manusia terlahir di Indonesia, terdampar bersekolah di tanah kompeni demi meraih gelar S2.

Mulai dari kurang tidur karena bergadang demi paper, kurang tenaga karena mesti genjot sepeda 5 km bolak balik ke kampus setiap hari, sampai kurang duit hingga terpaksa mencari pekerjaan paruh waktu; semua pernah mereka alami.

Selain menjalani kisah susah senangnya jadi mahasiswa rantau di Eropa, mereka juga menjalin persahabatan, berbagi survival tips hidup di Belanda, serta bergelut dalam upaya menjawab pertanyaan yang pasti sempat terlintas di benak semua mahasiswa yang pernah bersekolah di luar negeri : Untuk apa pulang ke Indonesia?

Dalam perjalanan menemukan jawaban masing-masing, takdir menuntut mereka memiliki keteguhan hati untuk melampaui rintangan, menggapai impian, serta melakukan hal yang paling sulit: the courage to love!