Sebuah transformasi NVO

By June 1, 2014 Blog 2 Comments

nvo-logo-squareKetika kami memulai menulis NVO di tahun 2008, tujuan kami hanyalah membuat sebuah panduan kehidupan mahasiswa hidup dan belajar di luar negeri, dalam hal ini Belanda. Setelah buku ini terbit di tahun 2009, kami kembali tenggelam dengan kehidupan kami masing-masing. Rizki menyelesaikan program doktoralnya, Anis mendapat penugasan di Mexico, Adept kembali ke kantor lamanya, dan Wahyu sibuk memilih puluhan tawaran dari berbagai kantor.

Namun, selama lima tahun, berbagai ‘cerita’ dan sambutan kami dapatkan dari pembaca. Mulai dari yang mengatakan bahwa novel ini bagus, membuat mereka berani bermimpi, merasa termotivasi, hingga yang benar-benar mewujudkan cita-citanya untuk bersekolah ke Belanda (dan juga negara-negara lain). Kami tersanjung, novel ini ternyata melebihi tujuan awalnya dan bahkan mampu membuat banyak orang mengejar mimpinya. Ini membuat kami percaya bahwa Indonesia dapat memiliki lebih banyak lagi generasi muda yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Dengan ‘sedikit’ pengalaman yang kami punya, dukungan teknis dan manajemen dari sahabat creatips dan juga bantuan dari berbagai pihak, kami bermaksud membawa NVO satu tingkat lebih tinggi. Tidak hanya melulu mengenai novel (ataupun film), kami ingin membuatnya NVO menjadi sebuah ‘gerakan’. Kami menyebutnya sebagai Gerakan NVO.

Salah satu hal yang (akan dan telah) dilakukan adalah dengan memotivasi dan membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia mengejar mimpi bersekolah setinggi-tingginya, termasuk di negara lain di Eropa, Amerika, Australia dan lain-lain.

Gerakan ini juga akan menjadi sebuah platform dengan mengumpulkan berbagai inisiatif yang sudah (dan akan) ada di Indonesia, seperti NESO-INDONESIA, Dompet Dhuafa, dan lain-lain. Bersama para pihak tersebut, kami akan bekerjasama membuat berbagai program dan kegiatan yang mendukung gerakan ini.

Hari ini, 1 Juni 2014, kami jadikan momen untuk meluncurkan (kembali) logo, website dan twitter (@negerivanoranje) NVO. Semoga niat tulus dan usaha kecil ini dapat berkontribusi menciptakan generasi-generasi baru Indonesia yang jauh lebih hebat.

Amin.

2 Comments

  • Lusy Riadina Putri says:

    Selamat Pagi …

    Saya senang sekali mengetahui adanya gtup NVO ini. Jujur saja saya memiliki obsesi dan memiliki impian untuk melanjutkan study S2 di Belanda … Dengan membaca novel NVO ini saya semakin besemangat dan semakin membulatkan tekat untuk sekolah di Belanda. Namun saat ini saya masih semester 7 di suatu institusi/sekolah kedinasan di Indonesia, Institut PemeritahanDalam Negeri (IPDN, dulunya STPDN).
    Saya selalu berdoa agar suatu saat nanti saya bisa memperoleh beasisfa untuk mlanjutkan study saya ke Belanda seperti dikisahkan dalam novel ini. Amin Ya Robbal Alamin

    Salam, Lusy.

Leave a Reply

Your email address will not be published.