Berburu Beasiswa Studi di Belanda

By September 10, 2014 Blog No Comments

Beasiswa adalah salah satu cara yang bisa mewujudkan mimpi kita mendapatkan kualitas Edukasi terbaik Belanda. Kita sudah membahas mengenai komponen biaya studi dan tinggal di Belanda sebelumnya dan beasiswa bisa membuat kita bernafas lega dalam hal pendanaan hidup di negeri Belanda.

Sebelum kita berburu beasiswa, satu hal yang perlu diingat: semua program beasiswa di Belanda mewajibkan kita untuk diterima di Universitas Belanda terlebih dahulu. Jadi, bagaimana caranya untuk diterima di Universitas Belanda? Mudah sekali. Cari program studi di Universitas impianmu melalui website StudyFinder dan ikuti prosedur pendaftarannya.

Persyaratan umum yang selalu ada tentu saja mengenai kemampuan berbahasa Inggris yang diuji dengan TOEFL atau IELTS. Kamu bahkan tidak perlu mahir berbahasa Belanda karena hampir semua program studi yang ditawarkan bagi mahasiswa asing diberikan dalam bahasa Inggris.

Setelah melengkapi setiap persyaratan dan mendaftarkan diri maka pihak Universitas akan memberitahukan hasil penilaian mereka. Jika kamu diterima, maka mereka akan mengirimkan LoA (Letter of Acceptance) dan menginformasikan waktu kamu bisa memulai studi tersebut. Beberapa Universitas yang memberikan jangka waktu hingga 2 tahun sejak penerimaan untuk bisa memulai kuliah.

Dengan adanya LoA dari Universitas maka berbagai pintu kesempatan meraih beasiswa Belanda sudah terpapar di depan kamu warga Indonesia. Siap berburu? Yuk, kita jelajahi satu persatu:

1. Stuned: Stuned adalah sebuah akronim dari Studeren in Nederland (Studi di Belanda). Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Belanda khusus bagi warga Indonesia sebagai bentuk komitmen kerjasama dalam bidang pendidikan antara pemerintah Belanda dan Indonesia. Stuned menawarkan Beasiswa penuh (Biaya Studi + Biaya Hidup), sehingga kamu bisa belajar dengan fokus dan tidak perlu kuatir dengan biaya studi dan tinggal di Belanda. Stuned memang diutamakan buat orang-orang yang bekerja di instansi yang menjadi mitra kerja kedutaan Besar Belanda, namun tidak berarti kamu yang tidak bekerja di instansi tersebut tidak bisa mendaftarkan diri. Kesempatan terbuka bagi kamu yang memang memiliki kualitas tinggi untuk bisa studi di Belanda dengan beasiswa Stuned ini, untuk informasi lengkap persyaratan dan jenis beasiswa Stuned silahkan kunjungi website NESO Indonesia terkait Stuned.

2. Netherlands Fellowship Program (NFP): Sama seperti Stuned, NFP juga menawarkan beasiswa penuh dan diberikan oleh Kementerian Luar Negeri Belanda bagi beberapa negara di dunia, dan Indonesia adalah salah satunya. Namun bisa dibilang kesempatan mendapatkan NFP tidak sebesar Stuned, karena 50% beasiswa diberikan bagi orang-orang yang berasal dari benua Afrika. Selain itu NFP juga tertutup bagi kamu yang bekerja pada organisasi yang dinilai cukup untuk mendanai pengembangan staffnya seperti: perusahaan multinasional, organisasi komersial yang cukup besar atau NGO Internasional. Bagi kamu yang tidak bekerja di organisasi tersebut, tidak ada salahnya untuk mencoba mendaftarkan diri dan bersaing dengan para calon pelajar dari berbagai negara. Statistik membuktikan bahwa setiap tahunnya ada saja orang Indonesia yang mendapatkan NFP. Informasi lengkap beasiswa tersebut, bisa kamu dapatkan di website NFP.

3. Orange Tulip Scholarship (OTS): Beasiswa OTS adalah beasiswa khusus bagi warga Indonesia yang melibatkan berbagai macam pihak dalam proses pendanaannya seperti perusahaan-perusahaan swasta, Pemerintah Indonesia, juga institusi pendidikan Belanda. Pihak sponsor yang berpartisipasi OTS setiap tahunnya bisa berubah-ubah. OTS menawarkan beasiswa parsial yang berupa potongan biaya perkuliahan (Tuition Fee). Selain itu Universitas yang terdaftar juga terbatas setiap tahunnya. Sehingga, kamu harus cek webpage OTS terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Universitas impianmu terdaftar dalam skema OTS tahun depan.

4. Beasiswa-Beasiswa dari Pemerintah Indonesia. Beberapa instansi kepemerintahan kita ternyata sudah menyiapkan dana beasiswa penuh setiap tahunnya yang bisa kita gunakan untuk studi dan tinggal di Belanda. Sebut saja contohnya Beasiswa Kominfo yang rutin memberangkatkan mahasiswa ke Belanda setiap tahunnya. Kementerian Keuangan juga menyediakan program Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) juga tersedia bagi kamu yang berprestasi dan mau mencobanya. Kementerian Pendidikan Nasional tidak ketinggalan menawarkan program Beasiswa Unggulan yang tentunya memprioritaskan kamu yang memiliki hati untuk kemajuan pendidikan dan prestasi Indonesia. Beberapa instansi pemerintah juga bersatu dan membentuk Beasiswa Spirit yang dikhususkan bagi kamu yang bekerja di instansi terkait untuk meraih mimpi studi di Belanda.

5. Beasiswa-Beasiswa dari Universitas Belanda. Buat kamu yang berprestasi namun tidak/belum eligible untuk mendaftarkan diri di berbagai Program beasiswa yang sudah kami sebutkan jangan patah arang dan hilang harapan karena hampir semua Universitas Belanda menawarkan program Beasiswa yang mengutamakan prestasi. Kebanyakan dari Beasiswa berbagai Universitas di Belanda memang tidak memerlukan persyaratan khusus bekerja di organisasi seperti apa atau sudah berapa lama bekerja di sebuah perusahaan, beasiswa ini diberikan lebih melihat prestasi dan rekam jejak pendidikan kita serta mempertimbangkan Motivational Letter yang kita buat. Memang kebanyakan dari beasiswa tidak berupa beasiswa penuh namun ada juga yang memberikan beasiswa kuliah dan berbaik hati memberikan uang saku. Tapi diskon besar-besaran untuk tuition fee saja sudah banyak cukup membantu kita untuk mewujudkan mimpi studi di Belanda lho. Ayo kita sebutkan beberapa contoh beasiswa Universitas yang ditawarkan bagi warga Indonesia: Utrecht Excellence Scholarships, Leiden Excellence Scholarships (LExS), Amsterdam Excellence Scholarships (AES), Tilburg University Scholarship for Academic Excellence (TUSP), dan masih banyak beasiswa lainnya yang bisa kamu cari langsung di website GrantFinder.

Tuh kan, banyak sekali beasiswa-beasiswa yang tersedia bagi kamu untuk bisa studi di Belanda. Tidak sulit sebenarnya untuk mendapatkan salah satu dari beasiswa tersebut asalkan kita memiliki informasi yang cukup dan mau berusaha lebih ekstra lagi untuk meraihnya.

Konon Thomas Alfa Edison melakukan seribu macam cara hingga akhirnya dia berhasil menciptakan bohlam lampu. Harland Sanders membutuhkan waktu 9 tahun hanya untuk memasak ayam goreng tepung yang terkenal. Berapa lama bagi kamu untuk bisa studi di Belanda? Jawabannya tergantung dari seberapa besar kamu mau berusaha dan memulai untuk mengerjakannya tanpa mengenal lelah dan dengan harapan yang terus membara.

Kami pun sedang mengerjakan bagian kami untuk menginspirasi kalian untuk terus berjuang mendapatkan kualitas edukasi terbaik di Belanda dan kami berusaha menyediakan kesempatan tambahan dengan Beasiswa NVO di kemudian hari. Oleh karena itu, mari kita berjuang bersama-sama dengan niat yang tulus untuk membangun Indonesia disertai dengan doa dan usaha.

“Jangan berkata sulit jika belum berusaha, jangan berkata mudah jika tidak pernah mencoba. Pada akhirnya, yang tidak pernah menyerah, yang akan merasakan hasilnya!”

 

Para Peraih Beasiswa Stuned di Stuned Day 2014 di Belanda

Leave a Reply

Your email address will not be published.