Hidup di Belanda, berarti harus siap dengan segala macam hal yang bernama MAHAL! Apalagi jika kamu adalah orang yang doyan membandingkan rate Rupiah dengan Euro. Pasti akan selalu membuat sakit hati.

Dengan uang beasiswa yang terbatas, maka keinginan buat jalan-jalan keliling Eropa hanya bisa disiasati dengan mengirit. Tapi saya, bukan tipe orang yang bisa mengirit, apalagi harus ngirit makan. Maka mencari pekerjaan tambahan adalah salah satu solusinya.

Beberapa pekerjaan tambahan yang pernah saya lakukan adalah menjadi cleaning service dan pelayan di restoran. Banyak suka dukanya. Suka ketika kita digaji ‘cukup’ besar. Membuat saya merasa beruntung banget. Ya, bayangin aja, dari kerja ‘cuma’ bersihin wc dan sekolah selama dua jam sehari, saya mendapat gaji yang kurang lebih sama dengan 4 juta rupiah sebulan. Maka nafsu jalan-jalan saya bisa diambil dari duit itu tentunya.Dukanya adalah ketika menjadi pelayan restoran dadakan di pasar malam, saya dan teman-teman tidak dibayar karena pemiliknya menghilang begitu saja. Yang membuat kami semakin gondok adalah: pemilik restorannya orang Indonesia!! Sungguh tega memang. Semoga beliau dibukakan pintu hatinya.

Rizki Pandu Permana adalah lulusan Wageningen University (2003-2005) dan Utrecht University (2006-2012)