NVO: The Novel

Semua berawal dari sini. Perkenalkan Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri. Lima anak manusia terlahir di Indonesia, terdampar bersekolah di tanah kompeni demi meraih gelar S2. Semuanya bergelut dalam upaya menjawab pertanyaan yang pasti sempat terlintas di benak semua mahasiswa yang pernah bersekolah di luar negeri : Untuk apa pulang ke Indonesia?

NVO: The Movie

Lima tahun setelah novel NVO diterbitkan, kami mendapatkan tawaran untuk menjadikannya sebagai film layar lebar. Kesepakatan sudah dibuat, dan proses penulisan sedang dimulai. Semoga film ini dapat ditayangkan tahun depan dan menginspirasi lebih banyak lagi generasi muda Indonesia.

NVO: A Transformation

Tidak hanya menjadi sebuah novel ataupun film, NVO bertransformasi menjadi sebuah gerakan bagi generasi muda Indonesia. Kami berharap dapat memotivasi dan menginspirasi mereka untuk memperoleh pengalaman di tingkat global dan membuat Indonesia lebih maju di masa mendatang. Kami percaya, Indonesia akan memiliki generasi-generasi baru yang jauh lebih hebat.

BLOG TERBARU
winners

Pemenang Holland Writing Competition 2015! Kamukah itu?

By | Terbaru | No Comments

Hari ini, para pemenang Holland Writing Competition 2015 diumumkan di Jakarta. Dua pemenang yang beruntung membuat impian mereka menjadi kenyataan dengan menghadiri Summer School di dua universitas kelas dunia di Belanda : Utrecht University dan VU University Amsterdam.

Holland Writing Competition diselenggarakan oleh Nuffic Neso Indonesia bekerja sama dengan Negeri van Oranje. Tema untuk tahun 2015 ini adalah Inovasi Belanda dan peserta ditantang untuk menggunakan topik dari 4 sudut pandang yang terinspirasi dari 4 elemen berikut: air, api, udara dan tanah. Mervin Bakker, Direktur Nuffic Neso Indonesia mengatakan: “ Sangat menyenangkan untuk melihat bagaimana tema Holland Writing Competition 2015 telah mendorong para peserta untuk menulis tentang Belanda dengan cara yang inspiratif dan bagaimana mereka menggambarkan Belanda sebagai pelopor yang terus-menerus menghasilkan ide-ide yang segar, kreatif dan inovatif”

Holland Writing Competition 2015 berlangsung dari 20 Maret – 27 April 2015 dan mengumpulkan 765 artikel. Pada akhirnya 40 artikel berhasil melewati seleksi akhir. Juri yang terdiri dari para penulis buku Negeri van Oranje (NvO) dan staf dari Nuffic Neso Indonesia. Artikel-artikel yang lolos menjadi 40 finalis kemudian dinilai berdasarkan kesesuaian penulisan dengan tema, orisinalitas dan kreativitas. Salah satu juri dan penulis NvO, Annisa Rijadi, alumni Leiden University, berkomentar: “Yang jelas kami berempat sangat bangga para peserta mampu menghasilkan karya tulisan inovatif, informatif, dan menghibur! Semoga ilmu baru yang akan didapatkan kedua pemenang yang akan berangkat summer school di Belanda akan memberikan kontribusi nyata bagi persahabatan Indonesia dan Belanda, sekaligus bagi kemajuan bangsa ini”

Selengkapnya
hwc2015

40 FINALIS HOLLAND WRITING COMPETITION 2015

By | Blog | No Comments

Setelah bergelas-gelas kopi, berpiring-piring nasi padang, dan sleepless nights, akhirnya kami, para #jurimabok, memilih 40 tulisan yang terbaik. Masing-masing memilih 10 tulisan dengan parameter penilaian yang sudah disepakati. Yang pasti, memutuskan siapa yang pantas untuk masuk penilaian tahap kedua ini sangat tidak mudah.

Sebanyak 765 (!) tulisan masuk ke inbox kami, dan hampir semuanya bagus-bagus. Tak jarang, beberapa tulisan memiliki materi yang mirip, namun dengan gaya penulisan yang sangat berbeda. Kami pun harus berhati-hati memilih tulisan yang lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

Selengkapnya
HWC2015 banner-02

Holland Writing Competition 2015 – Ayo Ikutan!!

By | Blog | No Comments

Setelah tertunda selama hampir 2 tahun, kompetisi menulis berhadiah ke Belanda ini pun kembali digelar. NESO (Netherlands Education Support Office) memiliki sejarah yang cukup panjang dengan kegiatan lomba tulis menulis. Terhitung sejak tahun 2009, mereka secara konsisten mengadakan lomba menulis blog dengan hadiah paling spektakuler di Indonesia, yaitu Summer Course di Utrecht Summer School, Belanda.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lomba menulis tahun ini disebut Holland Writing Competition 2015. NESO tidak lagi menggunakan kata blog, sehingga setiap orang, baik yang memiliki ataupun tidak memiliki blog, dapat mengikuti kompetisi ini.

Selengkapnya
PARTNER NVO :

Studi di Belanda

Memutuskan dimana Anda akan menempuh studi pendidikan tinggi tentu membutuhkan pertimbangan banyak hal. Kualitas pendidikan, lokasi, bahasa pengantar studi dan hidup, biaya, dan kemudahan beradaptasi, adalah beberapa hal yang umumnya menjadi pertimbangan.Setiap tahunnya ada sekitar 1,200 mahasiswa Indonesia yang berada di Belanda untuk menempuh studi gelar. Total mahasiswa internasional yang belajar di Belanda ada sekitar 80,000 pelajar. Mahasiswa asing di Belanda paling banyak berasal dari Cina dan Jerman, sementara Indonesia ada di urutan ke sebelas.

Lebih Lanjut

Did You Know ?

"Did you know Dutch National Customer Bureau (2012) announced that far too many Dutch people were over - insured"

"Did you know in 2008, tobacco smoking ban was introduced in Dutch cafes & resto. You are still allowed to smoke marihuana & hash in coffee shop"

"Did you know Netherland ethnic group consist of Dutch 80.7%, EU 5%, Indonesian 2.4%, Turkish 2.2%, Surinamese 2%, Maroccoan 2%, and other"

"Did you know Den Haag Municipality predicts that 11,400 cycle-parking spaces will be needed at the railway station by 2020"

"Did you know water from the faucet in Netherland is save to drink. Mineral water called generically “spa"

"Did you know Dutchie has 3 names to call a gas (petrol) station : benzinestation, a pompstation, or a tankstation"

"Did you know during 70's the Dutch soccer team was nicknamed 'Clockwork Oranje' for their passing precision"

"Did you know since the country is relatively flat, an 18-speed gear bike is not essential for Dutch"

"Did you know Dutch loves to ride old, shabby-looking bikes because new and expensive ones have a higher chance of getting stolen"

"Did you know having grown up on wheels, Dutch can conduct daily superhuman acts on bike"